Pages - Menu

▼

Minggu, 17 Desember 2017

1.10 Dunia Dongeng (10 Days) : Kapal dan ABK nya

Sebuah kapal berlayar ke tengah lautan dan luas. Kapal itu berisi 1 orang kapten dan 2 ABK.  Beberapa hari ini cuaca sedang tak bersahabat. Qodarullah, sang kapten pun terbaring sakit. Kini tinggal 2 orang ABK yang bertugas menghandle kapal, mereka pun berbagi tugas.  Di suatu malam, hujan lebat melanda disertai badai dan angin yang sangat kencang. Kedua ABK semampu, sebisa mungkin berusaha mengendalikan kapal agar tidak karam. Doa tak henti dipanjatkan, mereka pun pasrah sepenuhnya kepada Allah seraya terus berusaha. Cuaca semakin tak bersahabat, beberapa bagian kapal rusak terkena badai. Di ruang deck kapal, kondisi kesehatan sang kapten pun kian menurun. Malam begitu mencekam. Kini hanya kepasrahan dan keyakinan akan datangnya pertolongan dari Allah lah yang menjadi penguat kapten dan 2 ABK nya.  Setelah 7 jam berjuang, Alhamdulillah hujan reda dan badai pun tiada. Tak berselang lama, pagi pun penyapa. Kapten dan 2 ABK nya pun tak henti mengucapkan hamdalah atas keselamatan dan pertolongan yang telah Allah karuniakan.

#Day10
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

1.10 Dunia Dongeng (9th Day) : Pohon Mangga Tak Berbuah

Ada seorang petani yang memiliki berbagai macam pohon buah-buahan yang lebat berbuah kecuali sebatang pohon mangga yang tidak pernah berbuah.
Sang petani berencana menebang pohon mangga tersebut. Ketika kayaknya mulai memangkas dahan pohon mangga itu, sekawanan burung menghampirinya, dan salah satu burung berkata "Pak, tolong jangan tebang pohon mangga ini karena kalau bapak tebang, kami tidak punya rumah lagi".  Mendengar perkataan burung ini, hati sang petani pun terharu.  Ia pun lantas mengurungkan niatnya untuk menebang pohon mangga tak berbuah tersebut. Ternyata meski tak berbuah, pohon mangga tersebut tetap bermanfaat.

#Day9
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

1.10 Dunia Dongeng (8th Day) : Semut dan Daun Kering

Pertolongan Allah itu Pasti. 

Suatu hari, seekor semut sedang mencari makanan di tepi sungai kecil di hutan. Qodarullah kakinya terpeleset dan ia tercebur ke sungai. Semut sangat panik dan berenang semampunya. Di tengah kepanikannya, ia meminta pertolongan pada Allah dan ia pun juga memasrahkan segala hidup dan matinya pada Allah.  Disaat ia sepenuhnya pasrah pada Allah, hatinya berkeyakinan bahwa Allah akan menolong nya.  Tak lama berselang, angin sepoi-sepoi menyapa ranting dahan dan dengan seijin Allah, sebuah daun kering jatuh ke sungai tak jauh dari tempat semut berada. Dengan sekuat tenaga, semut berenang mendekati daun itu dan Alhamdulillah tangan mungilnya bisa meraih ujung daun. Perlahan ia naik ke dahan dan Alhamdulillah ia pun selamat. Tak henti-henti nya semut mengucapkan hamdalah. 

#Day8
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

1.10 Dunia Dongeng (7th Day) : Idris dan Buah Delima

Di tengah zaman yang serba canggih, dan batas-batas aturan pun seakan terlihat semu, terkadang melenakan saya, membuat saya tak disiplin dalam memilah dan memilih apa yang masuk ke dalam perut saya. Bukankah Allah memerintahkan kita untuk menjaga perut kita? Bukankah seyogyanya kita mengisi perut kita dengan sesuatu yang halal dan thoyyib? Alhamdulillah, saya beruntung karena seringkali saya mengingat kisah berikut ini sebagai pengingat saya dalam mengawasi apa saja yang masuk ke dalam perut saya meski ada kalanya saya khilaf dan salah.

Berikut kisahnya:
Seorang pemuda bernama Idris berjalan menyusuri sungai. Tiba-tiba ia melihat buah delima yang hanyut terbawa air. Ia ambil buah itu dan tanpa pikir panjang langsung memakannya.<>

Ketika Idris sudah menghabiskan setengah buah delima itu, baru terpikir olehnya, apakah yang dimakannya itu halal? Buah delima yang dimakan itu bukan miliknya.

Idris berhenti makan. Ia kemudian berjalan ke arah yang berlawanan dengan aliran sungai, mencari dimana ada pohon delima. Sampailah ia di bawah pohon delima yang lebat buahnya, persis di pinggir sungai. Dia yakin, buah yang dimakannya jatuh dari pohon ini.

Idris lantas mencari tahu siapa pemilik pohon delima itu, dan bertemulah dia dengan sang pemilik, seorang lelaki setengah baya.

“Saya telah memakan buah delima anda. Apakah ini halal buat saya? Apakah anda mengihlaskannya?” kata Idris.

Orang tua itu, terdiam sebentar, lalu menatap tajam. “Tidak bisa semudah itu. Kamu harus bekerja menjaga dan membersihkan kebun saya selama sebulan tanpa gaji,” katanya kepada Idris.

Demi memelihara perutnya dari makanan yang tidak halal, Idris pun langsung menyanggupinya.

#Day7
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

1.10 Dunia Dongeng (6th Day) : Abdul dan Pengemis

Abdul kecil adalah anak pertama dari sebuah keluarga yang sederhana. Setiap kali ikut ayahnya berbelanja di pasar, Abdul sering bertemu kaum difabel yang meminta-minta di pasar, dan sang ayah sering memberi uang kepada Abdul untuk diberikan kepada meminta-minta tersebut. Tak jarang, ayahnya pun mengajak Abdul untuk berkunjung ke tetangga yang yatim, untuk sekedar berbagi makanan atau buku tulis untuk sekolah. Tahun berganti tahun, dengan seringnya ia diajak menyapa sesama yg membutuhkan, jiwa welas asih dan kasih sayang tumbuh dalam diri Abdul. Bahkan hingga Abdul berkeluarga, ia pun sering mengajak anak dan istrinya untuk menyapa kaum papa, menyapa dan berbagi kebahagiaan dengan mereka.

#Day6
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

1.10 Dunia Dongeng (5th Day) : Kambing dan Serigala

Setiap harinya, pasti ada tantangan yang harus ditahluk kan. Ada yang menghadapi tantangan dengan panik dan ada pula yang dengan tenang, manakah cara yang akan kita pilih?

Ini adalah hari yang begitu membahagiakan bagi sekawanan rumput karena rumput tumbuh subur setelah beberapa hari hujan mengguyur. Di suatu sudut yang lain, ada seekor kambing yang tersesat sehingga terpisah dari kawanan nya. Tak jauh dari tempat ia berada, seekor serigala  mengintainya, siap menyantap daging nya yang lezat.
Menyadari kedatangan serigala, si kambing ini menjadi panik. Di tengah kepanikan nya, ia menenangkan dirinya lantas mencari ide untuk bisa lolos dari terkaman serigala.
Setelah sejenak berpikir, ahaaa ia menemukan ide. Si kambing meminta syarat kepada serigala bahwasanya sebelum dimangsa oleh serigala,  ia ingin menari agar makanannya tercerna dengan baik.  Begitu si kambing menari, lonceng yang tergantung di leher nya berdenting keras, memberi sinyal kepada anjing menjaga. Tak menunggu lama, anjing penjaga datang lantas menyerang serigala dan si kambing pun lolos dari terkaman harimau.

#Day5
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

1.10 Dunia Dongeng (4th Day) : Keajaiban Kesabaran Si Ulat

Sebagai manusia, betapa ruginya saya yang terkadang merasa lebih baik dari lain, astagfirullah. Ini merupakan salah satu akhlak tidak terpuji. Padahal sejatinya orang lin lebih baik dari saya. Allah pun tak memandang manusia dari fisiknya bukan? Allah menilai ketakwaan. Agar dapat menjadi pelajaran bagi yang lain, maka saya tuliskan dalam dongeng berikut ini:

Di suatu taman, ada seekor ulat yang berteman dengan seekor semut. Setiap hari semut mengejek ulat karena badan nya yang gembul dan geraknya yang begitu lambat. Terlebih lagi ketika ulat menjadi kepompong, semut semakin gencar mengejek ulat.
Waktu berganti, hingga suatu hari semut menemukan kepompong telah kosong, ulat yang selama ini diejeknya tidak ada dalam kepompong. Di suatu pagi yang cerah, semut melihat seekor kupu-kupu yang begitu cantik terbang diatasnya. Kupu-kupu itu menghampiri semut lantas menyapanya. Ternyata kupu-kupu itu adalah ulat yang selama ini semut ejek. Semut menyesal telah mengejek ulat yang kini telah menjadi kupu-kupu yang begitu indah.

#Day4
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

Minggu, 03 Desember 2017

1.10 Dunia Dongeng (3rd Day) : Simba

Hari ini saya belajar tentang pentingnya figur orangtua dalam diri anak. Saya belajar dari salah satu film favorit saya, yakni "Lion King".
Mufasa adalah seekor singa yang merupakan raja dari seluruh binatang di tempat itu. Scar, adik Mufasa, iri dengan posisi Simba sebagai pewaris takhta, dan ia bekerjasama dengan kawanan dubuk berusaha untuk menyingkirkannya. Setelah Mufasa dibunuh Scar, Simba pun hidup dalam keadaan yatim. Namun Simba beruntung karena ia tinggal dan tumbuh bersama seekor meerkat dan babi hutan.
Simba tumbuh dewasa bersama mereka, kemudian bertemu dengan seekor singa teman masa kecilnya, Nala. Ia meminta Simba untuk kembali dan mengusir Scar yang memerintah secara diktator. Dalam keraguan, ia bertanya pada Rafiki, penasihat ayahnya, dan Rafiki menunjukkan bahwa jiwa Mufasa ada dalam diri Simba. Simba pun kembali ke kerajaanya.

Saat tiba, ia melihat kerajaanya menjadi hancur karena Scar. Para singa pun bertarung melawan Scar dan kawanan dubuknya. Dalam pertarungan, Scar mengatakan bahwa dirinya penyebab Mufasa terbunuh. Pertarungan sengit pun kembali terjadi di tengah amukan api dari kilat. Scar akhirnya kalah dan diusir, lalu Simba menjadi raja.

#Day3
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

Sabtu, 02 Desember 2017

1.10 Dunia Dongeng (2nd Day)

Hari ini aku berencana untuk pulkam karena nunggu jauh disana, adik ku telah menunggu kedatangan ku untuk berbagi segenap gejolak yang memenuhi renungan hatinya. Melihat perjuangan dari adik ku, dada ini terasa begitu sesak. Inginku segera bertemu dengannya. Namun apa daya, di tengah perjalanan aku drop pun obat habis, tak mampu kupaksakan raga ini untuk pulkam. Waktu menunjukan pukul 22.30 ketika aku memutuskan untuk turun di tengah perjalanan. La haulawala quwwata illa billah, hati ini terasa perih karena telah mengecewakan adik ku.  Sesaat aku larut dalam keheningan. Aku teringat dongeng tentang induk burung yang rela terbang jauh guna mencari sesuap makanan untuk anaknya yang menetas kemarin, si induk burung tak bergeming ketika alam tak bersahabat, pun ketika sang predator mengintainya. Terbang jauh, bertaruh nyawa tuk dapatkan makanan. Dan perjuangan nya berbuah manis dengan makanan yang ia peroleh. Dengan penuh kerinduan ia bawa makanan itu kembali ke sarangnya, disana anak-anaknya yang masih begitu lemah dengan sabar menanti kehadirannya. Sesampainya di sarang, dengan penuh kasih sayang ia suapi anak-anaknya. MasyaAllah, ketika cinta telah berbicara, maka segenap pengorbanan akan terasa manis untuk seuntai senyuman dari yang disayang.
Ya allah, setidaknya hari ini aku telah berjuang.


#Day2
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination

Jumat, 01 Desember 2017

1.10 Dunia Dongeng (1st Day) : Smile

Hari ini saya sharing cantik bersama teman saya, dia bercerita bahwa pagi tadi dia terlambat berangkat kerja.  Pagi ini ia memulai hari dengan wajah jutek dan garang yang ia haturkan untuk alasannya yang telah menunggu nya di depan pintu.  Katanya sih "biar nggak kena marah, jadi dia yang pasang muka marah duluan", hihihi. Dan pagi ini dia berhasil lolos dari kemarahan si bos.
"gimana ya ekspresi wajah kamu tadi pagi waktu ketemu bos? "
" kayak gini ni" (dia pun memperagakannya)
"kalau menurut kamu, saat aku tersenyum ceria sama saat aku jutek maksimal, kamu lebih suka raut wajah yang mana"
"pasti lebih suka yang ceria lah, kalau kamu lagi jutek mah bikin empet"
"dulu ya, orang susah, hati gelisah, kalau memandang wajah Rasulullah jadi adem. Kenapa? Karena rasulullah itu raut muka nya bahagia, murah senyum pula. Jadi yang memandang beliau pun ikut merasakan aura positif nya. Kamu lebih suka lihat orang bahagia memandang wajahmu atau melihat orang jadi kesel saat memandang?"
"pasti yang bahagia lah"
"berarti muka yang ceria dong"
"siap"

#Day1
#Tantangan10hari
#Level10
#KuliahBunSayIIP
#GrabYourImagination