Jumat, 28 April 2017

1.4 Memahami Gaya Belajar (10th Day): Baking Challange

Posted by Hidayatun Sholihah on Jumat, April 28, 2017 with No comments
Pagi ini giliran saya yang belajar, yakni belajar membuat cake. Ini pertama kalinya saya belajar baking. Saya belajar bersama Bulek saya. Masing-masing dari kami membuat adonan sendiri. Saya menyimak penjelasan dari Bulek, mengamati gerakan tangannya, mendengarkan dengan seksama seraya sesekali melihat gerakan bibirnya dan tak ketinggalan tangan saya pun ikut membuat adonan. Hasilnya, tampilan cake saya nano-nano karena takaran terigunya kurang dan penggunaan margarin yang over, untuk rasa ya lumayan yummy lah untuk ukuran pemula, hehehe.
Meski masih jauh dari target, tapi saya sangat puas karena akhirnya saya bisa mencicipi praktek baking. hehe.

#Hari10
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

1.4: Memahami Gaya Belajar Anak (9th Day): Toilet Training

Posted by Hidayatun Sholihah on Jumat, April 28, 2017 with No comments
Kemarin Dek Arkan belajar untuk bilang ketika hendak buang air. Ternyata Dek Arkan masih harus dipandu karena belum begitu memahami gejala yang ditimbulkan ketika hendak buang air.
(Dek Arkan tampak gelisah)
"Dek Arkan kenapa? Dk Arkan mau pipis?"
(Ragu) "Nggak Mbak"
Selang beberapa saat, Dek Arkan masih saja gelisah.
"Dek Arkan mau pipis?"
"Eh Mbak mau pipis, udah mau keluar"
Dan saya kurang cepat membawa Dek Arkan ke kamar mandi. Akhirnya Dek Arkan ngompol di kamar mandi, tepat ketika saya melepaskan celananya.

Auditori:
Dek Arkan memperhatikan pertanyaan dari saya serta mendengarkan dengan seksama ketika saya menjelaskan tentang gejala mau pipis.

#Hari9
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

Kamis, 27 April 2017

1.4 Memahami Gaya Belajar Anak (8th Day): Menyapu Halaman

Posted by Hidayatun Sholihah on Kamis, April 27, 2017 with No comments
Pagi ini ketika saya sedang menyapu halaman dengan ditemani celotehan dari Dek Arkan. Tiba-tiba Dek Arkan masuk ke dalam rumah dan sesaat kemudian Dek Arkan keluar dengan sapu kelut (sapu lidi dengan ikatan berukuran kecil) lantas Dek Arkan ikut menyapu halaman bersama saya. Dengan riang Dek Arkan menyapu halaman. Tidak lupa disela-sela menyapu halaman, kami bercanda bersama.

Kinestetik:
Spontan mengambil sapu lidi dan ikut menyapu halaman bersama saya

#Hari8
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

Rabu, 26 April 2017

1.4 Memahami Gaya Belajar Anak (7th Day): Sabun

Posted by Hidayatun Sholihah on Rabu, April 26, 2017 with No comments
Pagi ini ketika saya memandikan Dek Arkan, tiba-tiba Dek Akbar meminta untuk menyabuni badannya sendiri. Meski beberapa kali sabunnya jatuh, namun Dek Arkan tetap semangat belajar menyabuni sendiri. Dek Arkan juga memperhatikan dengan seksama ketika saya memberikan contoh cara memegang sabun mandi.

Kinestetik:
Spontan meminta belajar menyabuni sendiri

Auditori:
Mendengarkan dengan seksama ketika saya menjelaskan cara memegang sabun mandi.

#Hari7
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

Selasa, 25 April 2017

1.4 Memahami Gaya Belajar Anak(6th Day): Jendral Cuci Baju

Posted by Hidayatun Sholihah on Selasa, April 25, 2017 with No comments
Pagi ini Dek Arkan menemani saya mengeringkan pakaian (dengan mesin cuci).
"Mbak, Arkan pengen lihat" (melihat prosesnya)
"Boleh, sini Dek Arkan naik kursi ya."
"Mbak ada airnya ya" (Dek Arkan terlihat girang melihat air di tangki pencucian)
Lantas Dek Arkan dengan inisiatifnya sendiri memutar tombol Washing Time.
"Wah airnya berputar Mbak"
"Iya Dek. Bagus ya Dek"
"Iya Mbak"
"Baju Dek Arkan saat dicuci juga akan berputar seperti air itu terus baju Dek Arkan jadi bersih"
(Dek Arkan terlihat berbinar-binar mengamati air yang berputar di tangki pencucian, sekilas saya lihat Dek Arkan pun mengamati saya yang sedang memasukkan pakaian ke tangki pengering)
"Arkan mau masukin pakaian Mbak"
"Ini Dek Arkan masukkan pakaiannya ya"
(Dengan penuh semangat Dek Arkan memasukkan pakaian ke tangki pengering).
Sembari menunggu pakaian dikeringkan, tak pula saya ucapkan apresiasi untuk Dek Arkan.
"Dek Arkan hebat sudah membantu Mbak mengeringkan pakaian. Terimakasih ya Dek" (seraya mengecup kedua pipi Dek Arkan)

-Terimakasih Jendral Cuci Baju, sudah membantu Mbak-

Kinestetik:
Dengan inisiatif sendiri Dek Arkan memutar tombol Washing Time.

Visual:
Mengamati saya yang sedang memasukkan pakaian ke tangki pengering.

#Hari6
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

Minggu, 23 April 2017

1.4 Memahami Gaya Belajar Anak (5th Day): Sebotol Susu

Posted by Hidayatun Sholihah on Minggu, April 23, 2017 with No comments
"Mbak, minum susu"
"Oke, Mbak buatkan dulu ya, Dek Arkan mau ikut nggak?"
"Iya, Arkan ikut"
Lantas saya menuangkan susu dan sedikit air hangat agar susu larut.
"Arkan Mbak, Arkan Mbak" (Dek Arkan minta bagian nie)
"Oke, sekarang Dek Arkan aduk susunya seperti ini ya dek" (sambil mencontohkan)
"Sekarang kita tuang air dinginnya ya" (saya membantu Dek Arkan menuangkan air dingin)
"Nah sekarang Dek Arkan mau menutup botolnya tidak? Atau Mbak yang menutup botolnya?"
"Arkan aja Mbak"
"Oke sips, hebat Dek Arkan sudah bantuin Mbak membuat susu. Tos dulu dong" (seraya saya mengencangkan tutup botol)

Visual:
Dek Arkan memperhatikan gerakan tangan saya ketika mengaduk susu.

Kinestetik:
Dek Arkan segera mengambil alih untuk mengaduk susu.

#Hari5
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

1.4 Memahami Gaya Belajar Anak (4th Day): Asisten Penganyam Besi

Posted by Hidayatun Sholihah on Minggu, April 23, 2017 with No comments
Hari ini Dek Arkan menjadi asisten ayah untuk menganyam besi cor. Dan saya, jadi penggembiranya... hehehehe
"Ini buat nggorok Mbak" (mengambil gergaji dan langsung praktek menggergaji papan di depannya).
"Gini Mbak cara nggoroknya"
"Keren Dek Arkan bisa menggergaji" (acungkan jempol termanis untuk Dek Arkan, eeaaa)
Ternyata tangan Dek Arkan terlalu dekat dengan gergaji.
"Dek, kalau nggergaji tangannya disini Dek, agak jauh dari gergajinya ya biar nggak kena gergaji" (Sambil saya praktekkan caranya dan Dek Arkan pun mengikuti arahan dari saya)

Kinestetik:
Dek Arkan langsung praktek menggergaji

Visual:
Dek Arkan memperhatikan ketika saya memberikan contoh posisi tangan saat menggergaji

#Hari4
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

Sabtu, 22 April 2017

1.4 Memahami Gaya Belajar (3d Day): Charge My Spirit

Posted by Hidayatun Sholihah on Sabtu, April 22, 2017 with No comments
Alhamdulillah tadi saya diberi kesempatan belajar bersama Bunda Ressy dan para Bunda pembelajar dari IIP Jogja. Tadi kami meriew materi BunSay serta berdiskusi seputar materi tersebut. Materi disajikan dalam bentuk ppt. Sepanjang pemaparan materi, saya fokus melihat slide karena tampilan slide yang begitu simple, memudahkan saya untuk mencerna materi yang ada. Disamping itu, pandangan saya pun tertuju pada bibir Bunda Ressy yang sedang menjelaskan. Bagi saya, mengamati gerakan bibir si pembicara menjadikan saya berkesan dengan materi yang disampaikan. Tak jarang, kata-kata pada point-point tertentu pun sering terngiang dan menjadikan saya lebih mudah untuk mengingat materi untuk waktu yang lebih lama. Alhamdulillah kegiatan sharing tadi berhasil mencharge semangat saya yang sempat down karena kalang kabut mengunyah materi dan mengerjakan tantangan di level sebelumnya, hehehe. Semangat sudah di charge kembali dan materi pun Alhamdulillah sudah lebih paham, sekarang waktunya berlari lagi.

Visual:
Melihat tampilan materi di slide

Auditori:
Mendengarkan penjelasan Bunda Ressy dengan seksama.

#Hari3
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

Jumat, 21 April 2017

1.4 Memahami Gaya Belajar Anak (2nd Day): Putri Malu

Posted by Hidayatun Sholihah on Jumat, April 21, 2017 with No comments
Hari ini saya mengajak Dek Arkan jalan-jalan ke sawah.
"Dek Arkan, sini deh. Lihat ya ap yang akan Mbak lakukan."
Lantas saya menyentuh daun putri malu.
"Kok daunnya gerak Mbak?"
"Bagus ya dek, tanamannya kalau disentuh kayak malu gitu. Ini namanya tanaman putri malu dek. Dek Arkan kalau lagi malu, gimana wajahnya?"
(Dek Arkan lantas mempraktekkan ekspresi malu)
"Eh, Dek Arkan kalau malu kayak gitu tha. Dek, Apa ya warna daunnya?"
"Ijo Mbak"
"Dek Arkan pinter. Toss dulu dong"
"Dek Arkan, Yuk kita bersama-sama sentuh tanaman puti malunya"
"Takut Mbak"
"Gimana kalau sama Mbak Ida nyentuhnya?"
(ragu) namun akhirnya Dek Arkan mengulurkan tangannya dan saya membantu Dek Arkan menyentuh tanaman putri malu. Dek Arkan tersenyum bangga ketika berhasil menyentuh tanaman putri malu.
"Dek Arkan hebat, berani menyentuh tanaman putri malu" (sambil mengecup pipi Dek Arkan dan mengacungkan jempol untuk Dek Arkan).
"Horee" (Dek Akbar tampak gembira sambil tepuk tangan).

Tipe belajar Auditori:
Dek Arkan mendengarkan penjelasan saya tentang tanaman putri malu

Tipe belajar Kinestetik:
Dek Arkan berani menyentuh tanaman putri malu

#Hari2
#Tantangan10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP

Kamis, 20 April 2017

1.4 Memahami Gaya Belajar Anak (1st Day): Ikan apa itu?

Posted by Hidayatun Sholihah on Kamis, April 20, 2017 with No comments
Ini adalah hari kedua saya menginap di rumah bulek saya, disana ada sepupu saya, Dek Arkan yang baru berusia 1 tahun 5 bulan. Dan mungkin moment ini berjodoh dengan tantangan kali ini, yakni tentang Mengamati Gaya Belajar Anak. Pagi tadi saya mengajak Dek Arkan berbelanja sayur di pasar. MasyaAllah, dengan antusias Dek Arkan tanya tentang berbagai hal, hingga akhirnya kami sampai di seorang pedagang ikan karena saya ingin membeli ikan. Dek Arkan terlihat antusias melihat berbagai macam ikan yang mana sebagian dari ikan-ikan tersebut masih hidup. Dek Arkan bertanya tentang nama jenis ikan-ikan tersebut.
"Ini ikan apa Mbak?"
"Ini ikan mujair"
"Mujair ya Mbak, terus kalau yang ini ikan apa?"
"Ini ikan lele sayang."
"Hehe ada kumisnya ya."
"Iya Dek. Dek Arkan mau ikan lelenya? Biar nanti dipelihara di kolam"
"Iya Mbak" lantas dengan sedikit takut Dek Akbar mencoba untuk menyentuh ikan lele yang ada di ember si penjual ikan.

Menurut saya, dari kegiatan kali ini, termasuk tipe belajar Auditory

#Hari1
#Tantanga10Hari
#Level4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP

Jumat, 14 April 2017

Aliran Rasa 1.3 "My Family Project"

Posted by Hidayatun Sholihah on Jumat, April 14, 2017 with No comments
Dek Akbar... Mbak minta maaf

Dulu, Mbak belum selesai dengan diri Mbak ketika Mbak harus membersamai Dek Akbar. Jika boleh jujur, saat itu Mbak belum siap sayang. Namun sepertinya Allah menghendaki Mbak segera belajar dengan lantaran kehadiranmu Dek Akbar.

Dulu, Dek Akbar dibiasakan untuk menjalankan syariat dengan aturan yang begitu baku, padahal saat itu usia Dek Akbar masih dibawah 5 tahun. Dek Akbar mengenal aturan yang begitu baku serta hukuman sebelum Dek Akbar mengenal Cinta Kasih-Nya Allah pada Dek Akbar. Dan mungkin itulah yang membuat Dek Akbar mempunyai imaji negatif tentang ibadah.

Dulu, Mbak tidak sabaran ketika Dek Akbar membantu menyelesaikan pekerjaan rumah tangga namun hasilnya masih jauh dari yang Mbak harapkan. Mbak memandang dari kemampuan Mbak, bukan dari kemampuan Dek Akbar. Hingga Mbak tidak mengijinkan lagi Dek Akbar bermain-main dengan piring kotor, kain pel atau bahkan kompor dengan dalih "agar segera selesai".
Maka kini Mbak harus menghela nafas lebih panjang ketika untuk sekedar mencuci dan menyetrika bajumu sendiri pun Dek Akbar masih enggan.

Dulu, Dek Akbar dibiasakan untuk "diam". Memendam keinginan dan harapan di langit-langit angan-angan, tanpa berani untuk mengungkapkannya. Ibarat sebuah robot yang hanya menjalankan apa yang diperintahkan oleh tuannya, tak ada pilihan lain.Otoriter menjadi sesuatu yang mendominasi. Kita adalah anggota keluarga namun kita tumbuh sebagai individu sayang. Kita tinggal di bawah atap yang sama namun serasa ada jarak yang begitu jauh diantara hati kita. Jangankan mengungkapkan gagasan dan mimpi-mimpi kita, bahkan sekedar ngobrol pun menjadi suatu yang mahal bagi kita. Kita dengan kesibukan masing-masing tanpa tahu apa yang ingin dicapai oleh satu sama lain.

Tahukah kamu Dek Akbar, sudah sejak lama Mbak ingin menyentuh hatimu.
Berharap mampu menghapus jarak diantara kita.
Merasakan canda tawa bersama dan berdiskusi tentang mimpi-mimpi kita.
Mengubah status kamu dan aku menjadi kita.
Inginnya Mbak paham apa keinginan Dek Akbar dan begitu pula sebaliknya.
Bukan lagi tentang mimpimu dan mimpiku tapi ini adalah mimpi kita bersama.

Namun Mbak tak tahu dari mana harus memulainya.
Harapan terasa hampa dan melebur begitu saja karena belum menemukan jalan untuk mewujudkannya.

Laksana pelita di tengah gelapnya malam, Qodarullah Mbak sampai di materi Family Project ini.
Meski pada kenyataannya Mbak masih bingung dengan materi ini.
Meski pada prakteknya masih saaaaaangaatt  jauh dari apa yang disebut dengan Family Project.
Tapi dari belajar Family Project inilah Mbak mulai belajar menyentuh hatimu.
Dengan komunikasi yang semakin "ada" dan saling keterbukaan kita akan gagasan yang selama ini hanya dijadikan rahasia diri.

Meski begitu banyak kesalahan dan kebodohan yang Mbak lalukan di masa lalu Dek Akbar.
Meski tak mudah memperbaiki sesuatu yang telah "rusak" selama bertahun-tahun lamanya.
Meski merekontruksi itu tak semudah membangun.
Tapi tak ada kata terlambat untuk memulainya.
Tak ada kata terlambat untuk menumbuhkan kembali fitrahmu sayang.

Dan InsyaAllah Mbak akan semakin mengasah kemampuan Mbak untuk menjalankan Family Project ini.
Karena lantaran Family Project ini Mbak semakin optimis untuk menjadikan kita The Real Family, The Real Team. (Biidznillah fa InsyaAllah)
Alhamdulillah ya Allah atas jalan yang telah Engkau tunjukkan.
Semoga hamba tetap dalam tuntunan-Mu. Aamiin.

Hey my beloved Brother, let's we Raise Up Together and Make our Dream become True.
Love My Family, My Team




Kamis, 06 April 2017

1.3 Family Project 10th Day

Posted by Hidayatun Sholihah on Kamis, April 06, 2017 with No comments
Hari untuk kedua kalinya sama nemenin Dek Akbar puasa sunah.Saat sahur tadi, alhamdulillah DekAkbar cukup mudah dibangunkan, pun saat menyiapkan makanan sahur pun cukup simple. Dengan kegiatan sekolah yang padat dan saat pulang kehujanan, Dek Akbar hampir saja menyerah ketika waktu menunjukkan pukul 4 sore. Namun Alhamdulillah Allah masih memberikan kekuatan sampai tiba waktunya sholat maghrib. Ini adalah pertama kalinya saya mengajak Dek Akbar mempersiapkan dirinya untuk menjalankan puasa Ramadhan dengan membiasakan melakukan puasa sunah. tahun-tahun sebelumnya saya selalu berpikiran "Dek AKbar sudah besar kok, pasti bisa melakukannya sendiri". Efeknya, saat Ramadhan tiba Dek Akbar lebih banyak mengurangi aktivitasnya karena merasakan badannya yang lemas, pusing dll. Ya saya rasa itu semua karena Dek Akbar belum terbiasa melakukan puasa. Semoga ikhtiar yang sederhana ini mampu memberikan manfaat terutama pada puasa Ramadhan tahun ini. Aamiin.

#Tantanganhari10
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Selasa, 04 April 2017

1.3 Family Project 9th Day

Posted by Hidayatun Sholihah on Selasa, April 04, 2017 with No comments
Pagi ini kami disambut bau tidak enak yang asalnya entah dari mana. Selepas menyelesaikan pekerjaan domestik, menyisir ruangan yang disinyalir sebagai sumber datangnya bau tak sedap itu namun hasilnya nihil. Dan tak terasa sudah pukul 14.00, Dek Akbar sudah pulang dari sekolah. Setelah istirahat sejenak, saya bahas tentang bau yang mengganggu ini dan kami sepakati untuk menemukan sumber bau. Penyisiran dimulai, menurut kami bau berasal dari kamar Bunda. Kami berkerja sama untuk memindahkan ranjang, koper, menyisir almari dan juga menggeser almari. Inilah hal-hal yang tidak mampu saya lakukan ketika melakukan penyisiran sendiri karena bekas kecelakaan di kaki saya masih sering menimbulkan rasa nyeri. Setelah sekitar 1,5 jam melakukan pencarian, akhirnya kami menemukan bangkai tidur terjepit diantara 2 almari Bunda. dan ternyata inilah sumber baunya. Dek Akbar dengan telaten menyingkirkan bangkai tikus itu dan membersihkan kotoran yang ada di lantai. Alhamdulillah projek sederhana hari ini terlaksana dengan cukup baik.

 #Tantanganhari9
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Senin, 03 April 2017

1.3 Family Project 8th Day

Posted by Hidayatun Sholihah on Senin, April 03, 2017 with No comments
InsyaAllah kurang dari 60 hari lagi kita akan melaksanakan kegiatan Ramadhan. Oh ya ngobrolin tentang Ramadhan dengan Dek Akbar semalam, Dek Akbar nyletuk "Mbak, Adek thu kalau puasa sering lemes lantaran kegiatan adek yang banyak" lantas saya jawab "Ramadhan kan kurang dari 60 hari lagi, gimana kalau kita latihan puasa Senin-Kamis agar nanti ketika Ramadhan tiba, kita sudah terbiasa untuk berpuasa?" Kami pun berdiskusi dan Alhamdulillah Dek Akbar setuju.
Tadi pagi kami menyiapkan saur bersama. Dek Akbar memasak "Telur Kintel" sedangkan saya menyiapkan minumannya. Lanjut sholat Subuh dan beraktivitas. Sepulang sekolah Dek Akbar terlihat begitu kelelahan tapi itu tak mematahkan semangatnya untuk berpuasa. Alhamdulillah puasa hari ini lancar. Puasa terasa lebih ringan jika dilaksanakan bersama-sama.

 #Tantanganhari8
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

1.3 Family Project 7th Day

Posted by Hidayatun Sholihah on Senin, April 03, 2017 with No comments
Kemarin saya dan Dek Akbar menemui pelatih renang yang akan mendampingi Dek Akbar renang dan Alhamdulillah lancar. Dek Akbar belajar untuk berinteraksi dengan baik (karena Dek Akbar pemalu terutama dengan orang baru).
Selain itu kemarin kami juga ikut dalam kegiatan Berbagi Nasi Pagi Magelang, ini adalah pertama kalinya saya dan Dek Akbar mengikuti kegiatan ini. Malu, sungkan menyelimuti perasaan saya tapi keinginan saya untuk berbagi mengalahkan itu semua. Kali ini yang menjadi fokus kegiatan adalah salah satu panti asuhan di Magelang. Dek Akbar banyak terlibat dalam proses prepering hingga pendistribusian nasi bungkus. Awalnya saya kira Dek Akbar akan canggung, dan pada kenyataannya meski awalnya canggung tapi lambat laun Dek Akbar bisa berbaur dengan para relawan BNPM. Saya sangat bahagia melihat Dek Akbar dapat berkontribusi aktif dalam kegiatan Berbagi Nasi ini.

#Tantanganhari7
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

Sabtu, 01 April 2017

1.3 Family Project 6th Day

Posted by Hidayatun Sholihah on Sabtu, April 01, 2017 with No comments
Kemarin, setelah siangnya menyelesaikan tugas masing-masing pada malam harinya kami diskusi. Dek Akbar menceritakan pengalamannya  ceklok mencari kolam renang yang sesuai untuk latihan belajar renangnya. Dek Akbar yang pemalu sempat grogi juga saat tanya-tanya petugas di kolam renang untuk mencari info tentang kolam renang tersebut tapi inilah salah satu media belajar untuk Dek Akbar agar berani PD. Dek Akbar juga belajar untuk mengatur waktu karena selama ini biasanya Dek Akbar tergoda dengan "agenda-agenda susulan".
Setelah berdiskusi, kami menyepakati untuk memilih kolam renang Savitri sebagai pilihannya karena menurut Dek Akbar disana kadar kaporitnya rendah dan tempatnya cukup nyaman (saya sendiri baru tahu kalau ada Savitri Swimming Pool). Oh ya, semalam Dek Akbar juga belajar untuk mengatur jadwal ketemu dengan calon pelatih renangnya meski pada awalnya dia meminta saya yang meng-arrange tapi setelah saya berikan pengertian, Alhamdulillah Dek Akbar berani meng-arrange sendiri. Rencananya InsyaAllah ba'da dhuhur nanti Dek Akbar akan menemui calon pelatihnya sekaligus latihan perdana.
Bismillah semoga lancar.

#Tantanganhari6
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP