Alhamdulillah kini saya semakin merasakan manfaat dari komunikasi produktif dan family project. Alhamdulillah sore ini Dek Akbar mengemukakan salah satu idenya untuk menyelesaikan masalahnya dengan Bunda. Saya yang biasanya memancing Dek Akbar untuk cerita namun Alhamdulillah hari ini Dek Akbar berani mengajak saya diskusi. Pada pelaksanaannya, Dek Akbar mengemukakan pendapatnya kepada Bunda dengan saya sebagai mediatornya. Meski hasilnya kami belum menemukan kesepakatan, namun saya sangat menghargai usaha Dek Akbar untuk "buka suara" pada Bunda. Ini merupakan suatu pencapaian yang sangat bagus untuk Dek Akbar. Karena pola pendidikan otoriter yang diterapkan dalam keluarga kami telah sukses membuat Dek Akbar menjadi pribadi yang suka "memendam", dia bungkam seribu bahasa namun ketika ada masalah langsung berakibat pada menurunnya performa Dek Akbar di sekolah.
Kini saya menyadari bahwa Dek Akbar hakikatnya sudah memiliki benih untuk "bisa diajak bekerja sama" dan tugas saya adalah memfasilitasi agar benih itu kian tumbuh dan berkembang.
Memang tidak mudah bagi saya untuk merecovery Dek Akbar yang sudah dirusak oleh pola pendidikan yang salah selama bertahun-tahun bahkan hingga ia baligh. Namun tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki.
Dan saya optimis bahwa untuk menjadikan keluarga saya menjadi sebuah tim bukankah sekedar impian belaka, dan itu dimulai dari saya dan Dek Akbar.
#Tantanganhari4
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP
Rabu, 29 Maret 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar